Selasa, 03 Juli 2012

My Beautiful Life

Bab 1 (02)

Telah sebulan Aku mengenalnya .
Ia kini telah bersekolah Di Sekolah Menengah Pertama kelas 1 . Ya , dia setahun Lebih tua Daripada Aku .
Jadi , Biarlah kupanggil dia Kak Rieke .
Kakakku , Walau bukan kakak kandung , seorang perempuan Tangguh dalam menghadapi rintangan Di garis hidup . Walaupun dengan sebuah keterbatasan , yaitu Bisu .
Ia menghasilkan beribu-ribu puisi yang bisa disandingkan dengan karya William Shakespeare . Terkadang , ku baca sebagian Dari Puisinya , tak bisa ku bendung air mataku .
Pernah , Aku membaca Buku diary Kak Rieke , tertulis sebuah renungan didalamnya ,
Dunia ini Begitu indah ... Angin selalu menemaniku , dengan Tangan lembutnya... Mentari , menyambut pagi ku dengan senyum mewahnya... Alam masih menerimaku , Walaupun diriku Bagai di artikan debu oleh semua orang... Apa arti hidup ini ... Bila kita tak memanfaatkan hidup , Untuk sesama... Ku diajarkan untuk menerima Dan mengerti tentang hidup ini . Susah ataukah mudah harus Kita jalani dengan dengan sebuah kata , yaitu Tulus .
***
Suatu hari , ketika kami sibuk belajar Di kamar . Ku dengar kakakku mengerang . Kepalaku dengan cepat menoleh ke padanya . Terbentuk sebuah pulau merah Di Buku tulisnya . Ku lihat ke dirinya . Dengan tangan memegang kepalanya , ia tersenyum Kecil ke padaku .
" Apakah yang terjadi padanya ? . ku masih bingung dengan semua ini . Ia menggerakkan tangannya seakan ia berkata
" sudahlah , kau tak perlu memikirkanku . Aku tak apa . Hanya sedikit pusing ". Tapi bagaimana Aku bisa tenang jika Kak Rieke tak biasa seperti ini sebelumnya . Tapi... Entahlah ku masih sibuk memikirkannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar